jump to navigation

Berhentilah Mendengkur August 28, 2009

Posted by ikhwaniril in Kesehatan.
trackback

Kebiasaan mendengkur atau biasa dikenal dengan istilah mengorok merupakan suatu kebiasaan yang terkadang mengganggu bagi teman atau pasangan Anda. Menurut penelitian, ternyata pria dengan berat badan berlebih merupakan kelompok yang paling berpotensi untuk mendengkur di saat tidur.

Tentu Anda bertanya-tanya, apa sih penyebab dengkuran yang menjadi kebiasaan dikala tidur? Dengkuran bisa terjadi karena pada bagian langit-langit lunak mulut (soft palate) termasuk lidah yang bergetar ketika sedang menarik nafas saat tidur.Ada beberapa hal yang dapat membuat seseorang mengalami masalah ini, yaitu diantaranya karena minum alkohol, kegemukan, atau hidung mampet.

Sebenarnya dengkuran dapat menjadi ukuran nyenyak atau tidurnya seseorang. Namun, hal tersebut tentu saja dapat mengganggu partner tidur Anda. Mari kita simak beberapa tips singkat bagaimana cara mengurangi dengkuran.

1.Ubah posisi tidur
Tidur dengan posisi miring ternyata dapat membantu Anda. Dengan posisi seperti itu, Anda dapat  mengatur pernafasan lebih baik dari biasanya.

2.Kurangi berat badan (bagi Anda yang memiliki berat badan berlebih)
Berat badan yang berlebih merupakan salah satu penyebab dengkuran yang Anda alami tiap malam. Oleh karena itu, coba kurangi berat badan Anda. Tidak ada salahnya Anda berdiet. Diet bukan berarti Anda tidak makan sama sekali tetapi Anda mengurangi porsi makan yang dikonsumsi.

3.Konsumsi madu
Salah satu kasiat yang dikandung oleh madu adalah dapat menghilangkan dengkuran. Oleh karena itu, madu dapat menjadi obat yang bagus bagi Anda.

4.Atur bantal Anda
Usahakan bantal yang Anda gunakan saat tidur, lebih tinggi. Jika bantal yang digunakan dalam posisi yang sejajar dengan tubuh Anda, kemungkinan besar Anda akan mengalami gangguan pernafasan sehingga dengkuran akan tetap terjadi.

5.Kunjungi dokter terdekat
Apabila Anda sudah sangat terganggu dan telah mencoba semua tips di atas tetapi masih mengalami masalah yang sama, segera kunjungi dokter terdekat dan konsultasikanlah masalah Anda tersebut.

%d bloggers like this: